Showing posts with label poems. Show all posts
Showing posts with label poems. Show all posts

11.16.2011

---

be sure your sin will find you out

-Numbers 32:23

10.17.2011

A Poem From A Best Friend

Little Prayer to Cookie

I got this little cookie, creamy sweet, soft and chewy
A beautiful cookie sprinkled with chocolate and cherry
Smells so good, mouthwatering, damn tempting
A kind of cookie I'll keep carefully in a jar made of ruby

A beautiful cookie, in a form of a besties
A best friend which name begins with letter "V"
Gonna keep our friendship 'till the end of my history
I'll encourage you always, my sweet fruitful cookie

In our friendship, I feel like living in  a house on a prairie
Wind blowing, humid grass, popping cherry tree
Every freshness, every happiness, anger and even feels of fury
Popping out like oranges in tree
Waving like palm trees before the sea

And there's still my greatest cookie, tempting on me
May my cookie always be crunchy and fruity
Be always strong and happy
Be always lovely and cherry


I'm going to make this clear. Who is cookie? What is V? 
First, this very marvelous poem was made by my bestfriend Levi Dhaifani
I call her apple pie and she calls me cookie :)
One day I told her about my problem. Which is kinda hard for me to face
And then the next day, she kindly showed this very sweet poem that was obviouly made for me
And this poem supports me much. Thanks a lot apple pie :))

9.24.2011

Mataku Kini Seperti Awan


Mataku kini seperti awan. Di atas samudera luas. Panas
 Air di bawahku selalu menguap setiap waktu
 Tak kenal tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, atau detik
 Aku kini mudah sekali menumpahkan air hujan
 Tak terasa, tanah hati kini basah 
 Kemudian membusuk, terlalu banyak menelan air
 Sepertinya sudah terluka
 Trauma
 Aku kini berusaha memupuknya lagi dengan hal baik
 Aku berjung untuk mengolahnya lagi
 Agar aku dapat mencitrakan yang indah
 Tidak buruk
 Namun samudera dibawahku seperti enggan menghentikan siklusnya
 Kiriman uap air tak henti datang
 Mata ini kemudian penuh
 Lalu tumpah lagi ketika tanah hati ini belum siap
 Lalu busuk lagi
Lalu berputar terus tanpa henti hingga saat ini

3.10.2011

To my lovely love

You have been the smell of citrus that wakes me up. Get up from the dooms day and start a fresh sweet new line. You are just fantastic, how you make me miss you everysingle time. I love you for no reason. I just love you, that’s all.

Been there all the time I need you. Stay right next to my heart everytime I want to give up. I wanna surrender for times. But before I get down and lay on the floor, you pull my hand, help me to stand and hold me till I able to step by myself

You are something I never knew I needed. Remember how we act like i-don’t-know you at church when I was 14 and you were 16? Imagine how fantastic God put us in position from who-the hell-are-you to i-really-love-you. Till now I still can’t figure it out. But I open my eyes widely and realize that you’re here for me. I love you and you love me. That’s all that counts.

I sure of you completely. Don’t know what makes me feel so but I just sure of you. I got to honestly say that I have had my heart badly broken by someone before you. That’s why I feel a bit hard to start over. But you are totally different, darla. You are something I absolutely trust. From the very start I knew you’d never do the same thing as that asshole did. I knew you are that man who courages me in all the way I love and the man who appreciate the trust I gave to you.

If I happen to call you as a colour. You are BLUE for me. You are calm, you are good tempered, you are STABLE. The fact I’m younger than you and you are definitely older than me is a good thing. You think much better than me. You have the more well-arranged emotion than me. You haven’t gotten so angry to me. Well, I don’t know if you have for once but so far I’ve been loving a man who loves me so much. Right, darla?

I am not (honestly) someone who remember to read the Bible at night. Especially when I’ve got a very hard day that drown me into sweat. You are there honey, to say “Dear, don’t forget to pray before you sleep. Read the bible J”. Oh and you never know that sometimes I ignore it cause I am too tired (So sorry for that, not gonna repeat it). But you never know how I feel happy for those words. I feel some-care, I feel some-love. And I am happy that those are from you <3

Every morning greeting and night closing words are just awesome. Even it’s the same thing you say like, “Morning darling J” or maybe “Goodnight dear. God bless you”. you know what? You have curved a big smile on my face that in fact makes me hard to close my eyes, sleep, and dream of you. I am so in LOVE with you, you know that.

Last but not least.. I thank God for giving me YOU. I really say Thank God I Found you. I say thank God for blessing me because there is YOU. Thank God thank God thank God thank God J

I love you with no reason but God. He makes me love you, Edo J

p.s. :
sebenarnya ini sangat kurang untuk menjelaskan betapa *UHUK* nya aku sama kamu
tapi aku pernah bilang kan ke kamu “aku sayang sama kamu lebih dari yang pernah aku katakan dan lebih dari yang sempat aku tunjukkan”. Ya kan, sayang? :*

2.27.2011

S.T.





Untuk seorang sahabat,

yang sudah berhasil menggeser awan
yang menutupi matahari.
yang berhasil menopang mahkotanya
sampai saat ini

Senyum yang setiap saat kami lihat itu senyum yang tulus. Senyum seorang perempuan yang berasal dari hatinya yang paling dalam.

Hujan memang tak selalu menyiksa. Tapi hujan dengan angin badai? Tak banyak bunga yang mampu melewatinya. Sebagian besar dari gerombolan cantik itu layu, patah, hancur, dan tak mampu memberi warna dan aromanya lagi.
Tapi aku tak mengatakan bahwa semuanya begitu.
Masih ada, setidaknya satu bunga, yang masih kuat, mengangkat kembali mahkotanya, bertahan untuk tetap tumbuh dan membuncahkan keindahan walau tak setiap kesempatan yang ada, indah baginya…

Tak banyak bunga punya kekuatan untuk bertahan ditengah angin layaknya pohon.

Dan tak banyak bukan berarti tak ada.

Ketika ia masih kuncup. Ia tak tahu akan jadi apa dirinya
Akan indahkah warnanya? Akan harumkah aromanya?

Lalu ia mulai berkembang, sedikit demi sedikit
Senyum pun mulai ia lihat
Ia dengar desir angin di sebelah kanan
Dan gemersik air di belakangnya

Ia mulai merasakan panas matahari
Ia mulai menghirup aroma embun

Ia mulai mengerti bagaimana Ia memperlihatkan keindahannya

Dan saat ia sudah sepenuhnya mekar, ia sadar betapa cantik dirinya
Ia telah mengetahui betapa sekitarnya mengaguminya
Matahari yang setiap pagi menambah keindahannya
Warnanya yang semakin tajam
Mahkotanya yang kian hari kian mengumbar kebanggaannya


Namun tak setiap hal indah, selalu punya waktu indah untuk dilalui

Kadang, ketika angin kencang datang dan nyaris patah tangkainya
Atau saat tangan kecil seorang anak mencoba mengambilnya dari dekapan sang tanah
Dan ketika matahari tertutup awan gelap dan butiran air jatuh nyaris merusak helaian mahkotanya

Bunga ini selalu berusaha untuk kuat

Supaya setiap pandangan padanya dapat melengkungkan senyum
Supaya setiap bola mata yang berputar menuju kepadanya menjadi berbinar

Supaya udara yang dihirup selalu penuh dengan aroma manis

Dan supaya keindahannya
Dapat terus dipandang
Dikagumi
Dimengerti

Tetaplah berharap
Bernafas
Berkembang

Mahkotamu yang mekar itu
Layaknya senyuman di wajah seorang perempuan

Menyejukkan
Mempesona

Tak tahu apa saja dibalik senyuman itu

Entah itu duka atau suka
Apakah hanya bahagia atau ada air mata?

Apapun yang terjadi, yang menimpamu
Cinta atau benci pun itu
Meskipun sejuk atau panas

Manis maupun pahit rasanya


Meskipun tangan itu tak berhenti mencoba melukai
Meskipun angin itu tak berhenti mencoba mematahkan tangkaimu
Meskipun hujan itu tak berhenti mencoba merusak helai daun dan kelopakmu
Meskipun sempat hampir menyerah kamu dibuatnya

Ingatlah
Nanti, masih ada pagi yang harus kau sambut
Matahari masih mau mencintaimu
Kupu-kupu masih ingin dekat-dekat denganmu

Wahai, BUNGA

Sayang itu masih tetap dan sama untukmu

Tetaplah tegar

Milikilah cinta

Bangga pada dirimu

Bagikan kebahagiaan

Jangan lepas senyummu

Tetaplah berada dalam pelukan Tuhan




Untuk sahabat, S.T.


1.05.2011

Kamu


Aku adalah pribadi yang menikmati hujan dan angin pagi hari
Aku adalah perempuan yang tersenyum ketika rambutku tersibak oleh angin
Aku adalah seorang yang senang melihat pasir, laut, gunung, dan pepohonan

Perasaanku berubah dengan cepat, sekejap
Pikiranku berpindah-pindah dalam jentikkan jari
Keduanya jenuh untuk berdiam

Tapi pikiranku kali ini
Berhenti ditempatmu

Diam, tak berpindah
Terpaku

Dan perasaanku, memang berubah
Tapi bertambah, menyayangimu

Dan akan terus bertambah menyayangimu

Ku harap ini slamanya
Karena

Aku menyukai kamu lebih
Dari aku menyukai angin dan hujan

Aku senang denganmu lebih
Dari aku senang dengan keheningan

Aku menyayangimu lebih
Dari aku menyayangi angin yang seringkali menyentuh wajahku

Lebih

Lebih dari apa yang sempat aku tunjukkan
Lebih dari semua yang pernah aku katakkan

Aku menyayangimu
Aku menyukaimu

Tetaplah disitu
Dihatiku


A Lot of Love, L.A